Rabu, 04 April 2012

Sindrom Serangan Mematikan dan Pemain Sepak Bola



Serangan jantung terhadap pemain sepak bola yang tengah bertanding kembali terjadi. Tidak lama setelah insiden Muamba, pada hari Kamis 22 Maret 2012 seorang pemain kompetisi semi-pro India meninggal dunia setelah ambruk karena serangan jantung pada menit ke-73. 

Pemain bernama D. Venkatesh dari klub Bangalore Mars itu meregang nyawa karena terlambat ditangani. Tak ada ambulans yang bisa membawanya segera ke rumah sakit.

Yang terjadi pada Muamba dan Venkatesh seakan-akan mendobrak pepatah abadi bahwa olahraga adalah kegiatan menyehatkan tubuh. Namun masalahnya, Muamba dan Venkatesh melakukan olahraga dalam konotasi profesi dan industri. Artinya juga bergantung pada unsur lain agar tubuh tetap fit.

Dan insiden mereka bukanlah yang pertama. Di Inggris Raya, Clive Clarke dari Leicester City mendapat serangan jantung ketika tengah bertanding pada tahun 2007. Clarke selamat dari kematian, namun harus melupakan karir sepak bolanya.

Pada tahun 2007 pula, pukulan besar bagi sepak bola profesional dunia terjadi kala pemain muda Spanyol dan Sevilla, Antonio Puerta, meninggal dunia kala sedang bermain. Dua tahun kemudian, Daniel Jarque dari Espanyol tutup usia saat tengah melakukan persiapan pra-musim dengan timnya.

Singkatnya, dalam 10 tahun terakhir, sindrom serangan mematikan (sudden death syndrome) terus terjadi. Salah satu pemain yang menjadi korban adalah eks gelandang Lyon dan Manchester City, Marc Vivian Foe, yang tutup usia pada 2003. Hasil penelitian menunjukkan 93 persen kematian dalam olahraga disebabkan sindrom tersebut.

Setelah Puerta meninggal, para pemain di La Liga Spanyol sempat mempertanyakan profesionalisme uji kesehatan yang dilakukan klub-klub. Kiper Real Madrid dan tim nasional Spanyol, Iker Casillas, paling keras mempertanyakan hal itu. Mereka merasa terancam. 

Kini klub Spanyol tak mau gegabah. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan secara detail kepada para pemainnya, termasuk organ jantung.

Sementara itu, belajar dari insiden Muamba, FA tengah merancang kewajiban kepada seluruh klub yang terlibat di kompetisi agar mengadakan pemeriksaan jantung dan organ penting lainnya terhadap para pemain. Tottenham, misalnya, memanggil dokter spesialis jantung ke markas klub untuk memeriksa seluruh pemain mereka sehari setelah insiden Muamba.

Selain FA, sejumlah federasi yang memiliki kemapanan industri sepak bola juga menunjukkan gelagat untuk mengintensifkan kewajiban pemeriksaan kesehatan yang dilakukan klub terhadap pemain. UEFA dan FIFA juga tengah menggodok aturan resminya.

Yang mereka lakukan adalah dalam rangka menjaga wajah sepak bola tetap humanis. Pertandingan sepak bola harus tetap kondusif bagi kesehatan pemain. “Fair play” bukan hanya dalam permainan, tetapi juga dalam tata kelola, termasuk kesehatan para pemain. 

Semoga kejadian yang dialami Muamba dan Venkatesh adalah yang terakhir.

Wanita Jangkung Lebih Berisiko Kanker Ovarium


Memiliki postur tubuh tinggi semampai layaknya seorang pragawati menjadi salah satu keinginan setiap wanita. Namun, sebaiknya Anda yang bertubuh mungil mensyukuri apa yang Anda miliki sekarang.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita tinggi lebih mungkin mengembangkan risiko kanker ovarium (kanker indung telur) dibandingkan wanita-wanita bertubuh lebih pendek.

Ilmuwan dari Oxford University mengaji kembali 47 penelitian yang melibatkan lebih dari 47.000 perempuan. Dari sini, peneliti banyak menemukan wanita yang mengidap kanker ovarium berkaitan dengan tinggi badan. Namun, peneliti juga menemukan penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita yang kelebihan berat badan.

Peneliti menjelaskan bahwa setiap penambahan dua inci (5 cm) tinggi badan, maka perempuan tersebut berisiko mengidap kanker ovarium sebesar tujuh persen.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine menjelaskan bahwa wanita berpostur tinggi memiliki lebih banyak sel yang bisa berubah kapan saja menjadi kanker. Selain itu, hormon pertumbuhan juga memainkan peran terhadap risiko tersebut.

Dilansir melalui BBC, Rabu (4/4), Dr. Paul Firaun, dokter ahli kanker dari University of Cambridge, mencoba membandingkan antara perempuan dengan tinggi badan 5 kaki (153 cm) dan perempuan dengan tinggi badan 5,6 kaki (171 cm).

"Terdapat perbedaan dalam risiko kanker ovarium sebesar 23 persen. Perempuan yang lebih pendek memiliki kesempatan mengembangkan kanker ovarium sekitar 16 banding 1.000 seumur hidupnya. Sementara wanita bertubuh tinggi meiliki risiko 20 banding 1.000 seumur hidupnya," paparnya.

Beres-beres Rumah Itu Ternyata Menyehatkan


TRIBUNNEWS.COM - Olahraga selama ini diidentikkan dengan meluangkan waktu plus gerak tubuh yang mengucurkan keringat. Padahal, anggapan itu tidak selamanya demikian. Disadari atau tidak, ada aktivitas olah tubuh yang tanpa disadari.
Ada lho beberapa kegiatan fisik yang sejatinya sama dengan olahraga. Apalagi kegiatan fisik ini dilakukan tanpa berpikir efeknya yang menyehatkan tubuh. Mau tahu apa saja itu? Simak baik-baik yang berikut ini.
1. Beres-beres rumah
Menyewa asisten rumah tangga memang perlu untuk membantu beberes rumah, apalagi kalau pekerjaan banyak menyita waktu. Tetapi, untuk kamar tidur, mencuci mobil, dan halaman rumah, cobalah dibersihkan sendiri. Cukup sejam melakoni aktivitas tersebut sudah cukup mengusir lemak hingga 240 kalori.
2. Bermain dengan anak
Bermain dengan anak dapat lebih mendekatkan hubungan antara ibu dan anak. Selain itu, aktivitas berlari-lari, bersepeda, dan bermain dengan buah hati pun turut membakar kalori juga.
3. Selalu jalan kaki
Sejoli pekerja kantoran biasanya komputer. Seharian penuh waktu dihabiskan di depan komputer. Nah, tak ada salahnya menjaga jarak sedikit dengan memanfaatkan jam makan siang dengan berjalan kaki ke kantin dalam radius 300 meter.
4. Pilih naik tangga
Kalau kantor kebetulan di lantai 20, tentunya gempor kalau nekat panjat tangga. Bukan itu maksudnya. Cukuplah menjangkau dua atau tiga lantai pertama dengan menaiki tangga, baru sisanya naik lift.
5. Naik sepeda ke kantor
Saat ini sudah banyak ajakan atau kampanye bike to work. Pasalnya, 30 menit bersepeda membakar lemak sebanyak 120 kalori. Tak perlu rutin tiap hari. Tinggal atur saja frekuensinya selama sepekan.
Sumber : Tribun.com

Empat Akibat Munculnya Instagram di Android

Oleh Gelar Pradipta Utama

Malam tadi, salah satu aplikasi berbagi foto paling besar di dunia meluncurkan versi terbarunya untuk Android. Ponsel Android beroperasi sistem Froyo ke atas dapat langsung menikmati aplikasi ini.

Dalam waktu satu malam saja, aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 30 ribu kali.

Instagram sendiri bukan barang baru bagi penggila media sosial. Diluncurkan secara resmi Oktober 2010, saat ini Instagram sudah memiliki lebih dari 30 Juta pengguna. Ada 1 miliar foto yang telah diunggah dan 5 juta foto diunggah per harinya. 

Dengan hadirnya Instagram pada ponsel Android, kami memperkirakan setidaknya akan ada empat hal yang terjadi sebagai efek sampingnya. Apa saja?

1) Fanboy terusik
Selama ini, Instagram mutlak menjadi miliki pengguna iOS. Tak heran, banyak Apple Fanboy garis keras yang mengelu-elukan Instagram. Aplikasi photo-sharing ini jadi kebanggaan utama mereka. 

Saat Instagram mulai dapat dinikmati Android, tentu fanboy garis keras mulai merasa terusik. Dimulai dari ucapan CEO Instagram di SXSW beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa Instagram untuk Android akan lebih baik dari versi iOS.

Hal seperti ini hendaknya tidak terjadi, mengingat bertambahnya pengguna Instagram akan menambah serunya berbagi foto. Hilangnya eksklusivitas justru akan menambah teman berbagi, kan?

2) Lebih banyak hashtag
Sejak dulu Instagram selalu identik dengan hashtag (tagar). Aneh rasanya bila menemukan satu saja postingan di Instagram yang tidak menggunakan hashtag. Sebenarnya, apa guna dari hashtag ini?

Sama seperti Twitter, hashtag pada Instagram berguna untuk mencari dan melacak kata kunci tertentu. Umumnya pemberian hashtag pada Instagram didasari pada objek foto, filter foto yang digunakan, dan komunitas. Lalu di mana letak masalahnya?

Salah satu fitur Instagram adalah kemampuannya untuk memposting secara otomatis ke Twitter dan Facebook. Ini berarti, akan lebih banyak lagi orang dari lingkaran kamu yang memposting Instagram-nya ke Twitter dan Facebook. Yang berarti juga, akan lebih banyak bertebaran hashtag di linimasa kamu. 

Lalu bagaimana cara mengurangi penggunaan hashtag? Bagi kamu pengguna Instagram, kamu dapat menggunakan hashtag pada kolom komentar, bukan pada judul. Sehingga hashtag kamu tidak akan masuk ke Twitter. Win-win solution? :)

3) Sarana beriklan produk lokal
Di Amerika, sudah banyak merek yang menggunakan Instagram sebagai salah satu saluran kampanye produk mereka. Hal ini wajar saja, mengingat pengguna iOS di Amerika cukup tinggi. 

Bagaimana dengan Indonesia? Pengguna iOS lokal kalah jauh dibanding BlackBerry dan Android. Alhasil, Instagram belum dilirik merek lokal. Namun dengan munculnya Instagram di Android, semua tentu akan berubah.

Jangan kaget bila minggu depan, sudah ada merek yang melakukan aktivitas di Instagram. Dan jangan kaget, bila beberapa bulan ke depan Instagram kamu mendadak penuh dengan toko baju online. 

4) Berubahnya budaya fotografi di media sosial
Poin terakhir ini, sepenuhnya harapan pribadi saya. Satu hal yang saya suka dari layanan seperti Instagram, adalah kita berlomba-lomba untuk menghasilkan foto yang bagus. Entah dari teknik kita saat mengambil gambar, atau saat mengeditnya.

Diharapkan, semakin banyak orang yang bermain Instagram (atau layanan semacamnya), makin banyak orang yang tersadar bahwa fotografi ponsel tidak sesempit foto narsisistik. Kamu bisa foto begitu banyak momen berharga, dan langsung mengunggahnya. Tentu ini akan lebih menarik bagi temanmu daripada melihat foto kamu sedang berpelukan dengan pacarmu.

Sumber : Yahoo.com

Kamis, 02 Februari 2012

Planet Ini Sangat Mirip dengan Bumi

 Para astronot tak hentinya mencari planet baru yang bisa dihuni manusia. Dan secercah harapan itu muncul saat sekelompok astronot menemukan sebuah planet. Dari penelitian awal, planet ini sangat berpeluang dihuni manusia. Sebab dia mirip bumi.
Dikutip dari laman Dailymail, planet yang terdeteksi lewat teleskop dari bumi itu, berbatu seperti laiknya bumi yang kita huni ini. Selain itu, dia juga mengorbit dengan 'zona hunian' dengan suhu yang cocok untuk keberadaan air di permukaan. Suhu permukaan bisa jadi mirip bumi.

"Planet baru ini kandidat terbaik yang menyediakan air, dan mungkin kehidupan," kata pemimpin penelitian ini, Guillem Anglada-Escudé.

Planet yang terdeteksi teleskop di European Southern Observatory ini memiliki bobot 4,5 kali bumi dan mengorbit pada satu bintang yang disebut GJ 667C dengan jarak 22 tahun cahaya dari bumi. Dalam konteks galaksi, dia tetangga kita.
Dikutip dari laman Telegraph, planet ini mengorbit pada bintangnya dengan periode 28,15 hari, hampir sama dengan bumi kepada matahari. Planet ini dinamai GJ 667Cc.

"Planet ini mengorbit di sistem tiga bintang. Tapi dua lainnya sangat jauh. Tapi, keduanya akan terlihat cantik di langit," kata  Steven Vogt, seorang profesor astronomi. Dua bintang lainnya hanyalah bintang kerdil berwarna oranye. Ada tiga planet yang mengorbit dekat bintang ini.

Selain itu, bintang ini memiliki susunan kimia yang berbeda dengan matahari dengan kandungan elemen berberat jenis lebih besar dari helium seperti besi, karbon, dan silikon. Keberadaan planet terbaru ini, menunjukkan bahwa galaksi kita penuh dengan miliaran planet berbatu yang berpotensi untuk dihuni manusia.

"Dengan kemunculan instrumen-instrumen generasi baru, ilmuwan dimampukan untuk meneliti bintang-bintang kerdil dengan planet-planetnya dan akhirnya menemukan tanda-tanda kehidupan di sana," tambah Anglada-Escudé.

GJ 667C sudah diketahui memiliki planet besar dekatnya tapi tidak pernah dipublikasikan. Saking dekatnya dengan bintang, planet itu diduga bersuhu terlalu panas untuk keberadaan air. Studi ini baru saja dimulai untuk mencari parameter orbital planet yang disebut super Bumi ini. Dia mengorbit dengan periode 75 hari.

Tim peneliti kemudian menemukan sinyal jelas mengenai keberadaan planet baru lainnya.
Sebelumnya, Teleskop Kepler menemukan lebih dari seratus planet yang besarnya seukuran Bumi. Penemuan tersebut terjadi pada 2010 setelah Kepler memindai langit untuk menemukan keberadaan planet yang mengorbit bintang. Dikutip dari VIVAnews 

Jumat, 27 Januari 2012

Dampak Negatif Pacaran Bagi Pelajar

DAMPAK NEGATIF PACARAN BAGI PELAJAR 
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. (Quran Surat An Nur ayat 30).

Saudaraku, kuanggap kau sudah tahu tentang kharamnya berkhalwat (pacaran) dengan lawan jenis. Tulisan ini akan menjelaskan dampak negatif dari perbuatan tersebut. Smoga kau berusaha untuk meninggalkannya. Seperti hal-hal lain yang diharamkan dalam Islam—misalnya khomr, judi, dll—pacaran juga memiliki dampak negatif yang tidak kalah banyaknya. Berikut dampak negatif pacaran:


1. Mudah terjerumus ke perzinaanBeberapa pelaku pacaran seringkali menyangkal tentang hal ini. Kata mereka, asalkan bisa menjaga hati, InsyaAllah tidak terjadi hal itu (waaah, perbuatan munkar kok pake InsyaAllah..). cobalah simak hadits ini:
“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari).


Padahal engkau tahu, yang namanya orang pacaran, pasti ada hal-hal yang tidak dibenarkan dalam islam: memandang lawan jenis, berpegangan tangan, berduaan di tempat sepi, berciuman, hingga….ah, tak usah disebutkan. Bahkan meski pacarannya hanya sebatas lewat telpon, SMS atau chatting pun, hal tersebut sudah bisa memicu terjadinya zina hati.Semua larangan-larangan tadi ada dalil shahihnya. Sebagai contoh, simaklah hadits ini:Rasulullah saw. berpesan “Janganlah engkau ikuti padangan dengan padangan berikutnya, karena untukmu adalah padangan yang pertama, sedangkan selanjutnya bukan untukmu.” (HR. Ahmad) Dan hadits yang terkenal : ”Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai oleh mahramnya karena sesungguhnya yang ketiga adalah setan.”Tentang dampak negatif yang pertama ini tak perlu disangkal lagi. Tak terhitung lagi jumlah pemuda muslim yang benar-benar terjerumus dalam perzinaan—yang diawali dari aktivitas pacaran. Kalau sudah berzina, berarti ia telah melakukan dosa besar yang akan menyebabkan dampak-dampak buruk lainnya—baik yang ia rasakan di dunia maupun di akhirat. 
2. Melemahkan Iman. Orang yang pacaran cenderung meletakkan rasa cinta kepada kekasihnya di atas rasa cinta kepada Sang Pencipta. Tak perlu mengelak ataupun mengiyakan, sebab pernyataan ini bisa dibuktikan dengan kualitas ibadah seseorang. Jika kualitas ibadah seseorang menurun setelah mengalami jatuh cinta, itu artinya porsi kecintaannya kepada Allah berkurang. Ia jadi jarang ke Masjid, jarang membaca Al Quran, meninggalkan shalat sunnah, bahkan beberapa hafalannya hilang, serta banyak ibadah lain yang terlewatkan. 


3. ‘melatih’ kemunafikan. Orang yang berpacaran itu seringkali menipu, berusaha agar pasangannya yakin bahwa ialah yang terbaik. Memang tidak semua.. tapi umumnya begitu. Ia akan menampakkan hal-hal yang baik di depan kekasihnya. Adapun hal-hal yang buruk sebagian besar ia sembunyikan. Sebagian orang ada yang sengaja menunjukkan beberapa keburukannya kepada kekasihnya sekedar untuk meraih simpati, mencari kesamaan, mendapatkan pemakluman, atau sebagai bumbu-bumbu romantisme belaka. Namun tidak jarang orang yang berpacaran mengatakan sesuatu yang sebenarnya bertentangan dengan hati kecilnya. 


4. Menjadikan panjang angan-angan. Orang yang sedang jatuh cinta—pacaran—seringkali teringat dengan orang yang dicintainya itu. Lalu ia memikirkan sesuatu, berandai-andai setiap waktu—tentang apa yang akan dilakukan nanti saat bertemu, tentang apa yang akan diberikan saat itu, tentang kata-kata yang akan diucapkan sebagai bumbu, dan masih banyak lagi. Padahal ummat Islam dilarang berpanjang angan-angan.   


5. Mengurangi produktivitas. Jika tidak pacaran, seorang siswa tentunya bisa melakukan aktivitas lain yang lebih produktif; misal membuat karya seni, menulis artikel, cerpen, puisi, karya tulis, mengerjakan PR, atau yang lainnya. Namun seringkali produktivitasnya turun lantaran ia berpacaran. 


6. Menjadikan hidup boros orang yang pacaran akan selalu berkorban untuk pacarnya. Bahkan uang yang seharusnya untuk ditabung bisa habis untuk bersenang-senang: membelikan hadiah pacarnya, membeli pulsa, mentraktir, nonton Film, dan yang lainnya.




7. Akan melemahkan daya kretaifitas dan menyulitkan konsentrasi, karena pikiran mereka hanya tertuju kepada pacarnya


8. Akan menyebabkan terlambatnya studi. Banyak fakta yang menyebutkan bahwa menurunnya prosentase kelulusan para pelajar adalah akibat pacaran, mereka jarang belajar, karena jalan-jalan terus dengan pacarnya, tidak pernah beli buku (karena uangnya habis untuk berenang-senang).


9. Terjadinya pertengkaran dan pembunuhan, hanya karena rebutan pacar.10. Tidak setia dengan pasangannya jika sudah menikah, karena masing-masing ingat dengan pacarnya yang lama, dan selalu membanding-bandingkan antara suami/ istrinya yang syah dengan pacarnya yang lama.11. dan dampak negatif lainnya (silahkan ditambahkan lewat ‘coment’)“Barang siapa yang jatuh cinta, lalu tetap menjaga kesucian dirinnya, menyembunyikan rasa cintanya dan bersabar hingga mati maka dia mati syahid.”Sungguh sangat beruntung orang yang mencintai dengan kesucian diri dan berlindung dari godaan syatan yang terkutuk. Tentunnya orang yang menjaga cintannya yang suci hingga ia meninggal dunia. Rasullulah SAW juga berpesan;“Cintailah sesuatu itu dengan biasa-biasa saja, karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu benci, dan bencilah sesuatu yang tidak kamu ketahui dengan biasa-biasa saja, karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu cintai (H.R. Bukhari, Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah, dari Abu Hurairah)Kedewasaan kita dalam berpacaran bisa dilihat dari kesiapan untuk bertanggung jawab. Ini dapat dilihat dari kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan peran, membagi waktu, perhatian, dan tanggung jawab antara belajar, pekerjaan rumah, dan pacaran. Kesiapan untuk berbagi dengan orang lain, menghadapi permasalahan pacaran, dan tetap bisa mengendalikan diri dan memenuhi nilai-nilai yang dianut dalam berhubungan dengan lawan jenis.Tahapan pacaran1. Tahap ketertarikanDalam tahap ini tantangannya ialah bagaimana mendapatkan kesempatan untuk menyatakan ketertarikan dan menilai orang lain. Munculnya ketertarikan kita sama doi, misalnya, karena penampilan fisik (doi cakep/cantik, tinggi), kemampuan (pintar), karakteristik atau sifat misalnya sabar, cool abis, dan lain-lain. Menurut para ahli, umumnya cowok pada pandangan pertama lebih tertarik pada penampilan fisik. Sedangkan cewek lebih karena karakteristik atau kemampuan yang dimiliki cowok.
Tahap ketidakpastian

Pada masa ini sedang terjadi peralihan dari rasa tertarik ke arah rasa tidak pasti. Maksudnya, kita mulai bertanya-tanya apakah doi benar-benar tertarik sama kita atau sebaliknya apakah kita benar-benar tertarik sama doi. Pada tahap ini kita mendadak ragu apakah mau melanjutkan hubungan atau tidak. Kalau kita enggak mampu memahami tahapan ini, kita akan mudah berpindah dari satu orang ke orang lainnya.

Tahap komitmen dan keterikatan

Pada tahap ini yang timbul adalah keinginan kita kencan dengan seseorang secara eksklusif. Kita menginginkan kesempatan memberi dan menerima cinta dalam suatu hubungan yang khusus tanpa harus bersaing dengan orang lain. Kita juga ingin lebih rileks dan punya banyak waktu untuk dilewatkan bersamanya. Seluruh energi digunakan untuk menciptakan saling cinta dan hubungan yang harmonis.

Tahap keintiman

Dalam tahap ini mulai dirasakan keintiman yang sebenarnya, merasa lebih rileks untuk berbagi lebih mendalam dibandingkan dengan masa sebelumnya, dan merupakan kesempatan untuk lebih mengungkapkan diri kita. Tantangannya adalah menghadapi sisi yang kurang baik dari diri kita. Tanpa pemahaman yang baik bahwa cowok dan cewek mempunyai reaksi yang berbeda terhadap keintiman, kita akan mudah mengambil kesimpulan yang salah bahwa terlalu banyak perbedaan antara kita dan doi untuk melanjutkan hubungan.

Pacaran, cinta, dan seks
Berpacaran tidak selalu berarti seks. Cinta yang muncul dalam hubungan seks di luar nikah sifatnya semu. Mengandalkan hubungan pada hal yang sifatnya semu tentu saja sangatlah lemah.
Pacaran yang berorientasi pada seks akan mengganggu proses adaptasi karena dalam kancah seks semuanya tampak bagus-bagus saja. Kedua pihak sama-sama memelihara yang manis-manis saja.
Secara faali, cowok lebih gampang tancap gas dan telat nginjak rem, sedangkan cewek biasanya masih dalam kondisi sadar saat cowoknya sudah lupa daratan. Inilah sebetulnya saat yang tepat untuk menginjak rem kuat-kuat. Pengendalian diri dalam hal ini sering kali gagal. Oleh karena itu, lingkungan harus diciptakan agar rem tidak telat diinjak.
Kondisi lingkungan yang tidak mendukung, antara lain: berdua saja di tempat yang jauh dari keramaian, tertutup, bebas gangguan, atau gelap. Di tempat seperti ini iman sering kali melemah, moral dan akal sehat tak berfungsi.
Dampak pacaran

Bagi kita, pacaran memiliki dampak positif maupun negatif:

* Prestasi sekolah

Pacaran bisa menurunkan atau meningkatkan prestasi belajar kita. Prestasi meningkat biasanya karena semangat belajar yang naik akibat ada pacar yang senantiasa memberikan dorongan dan perhatian atau karena ingin membuktikan kepada orangtua bahwa meskipun kita pacaran prestasi belajar kita tidak terganggu.
Prestasi belajar bisa menurun jika ada permasalahan yang cukup berat hingga mengganggu konsentrasi dan gairah untuk belajar atau lebih senang menghabiskan waktu bersama sang pacar daripada belajar.

* Pergaulan sosial

Pergaulan sosial dengan teman sebaya maupun lingkungan sosial sekitar bisa menjadi meluas atau menyempit. Pergaulan menjadi sempit kalau kita lebih banyak menghabiskan waktu hanya berdua, enggak gaul lagi dengan teman lain. Makin lama biasanya kita menjadi sangat bergantung pada pacar kita atau sebaliknya dan tidak memiliki pilihan interaksi sosial lainnya.

Hubungan dengan keluarga pun biasanya menjadi renggang karena waktu luang lebih banyak dihabiskan dengan pacar.

* Bisa stres

Hubungan dengan pacar tentu saja tidak semulus yang semula diduga karena memang ada perbedaan karakteristik, latar belakang, serta perbedaan keinginan dan kebutuhan. Hal itu menyebabkan banyak sekali terjadi masalah dalam hubungan. Biasanya hal itu akan menguras energi dan emosi serta menimbulkan stres hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.


* Berkembang perilaku baruPacaran dapat bermakna munculnya perilaku yang positif atau sebaliknya muncul perilaku negatif. Pacaran bisa membantu orang mengembangkan perilaku yang positif kalau interaksi yang terbentuk bersifat positif, sedangkan interaksi yang kurang mendukung tentu saja lebih memungkinkan terbentuknya perilaku negatif.Misalnya, pacaran dengan orang yang jago motret. Maka, bukan tidak mungkin kita akan tertular barang sedikit. Atau pacaran dengan orang yang sangat peduli sama orang lain dan penolong, maka kita yang tadinya cuek bisa saja tertular. Begitu pula pada kelakuan yang negatif.Pacaran yang sehat dan bertanggung jawab:1. Saling terbuka, mau berbagi pikiran dan perasaan secara terbuka, jujur, mau berterus terang dengan perasan kita terhadap tingkah laku pacar. Siap nerima kritik dan kompromi.2. Menerima pacar apa adanya yang dilandasi oleh perasaan sayang. Tidak menuntut sesuatu yang berada di luar kemampuannya.3. Saling menyesuaikan. Kalau dalam proses ini terlalu sering ribut, maka perlu mempertimbangkan kemungkinan berpisah.4. Tidak melibatkan aktivitas seksual karena dapat mengaburkan proses saling mengenal dan memahami satu sama lain.5. Mutual dependensi, masing-masing merasakan adanya saling ketergantungan satu sama lain. Oleh karena itu, diharapkan kita dan pacar mampu melengkapi kekurangan, sedangkan kelebihan yang dimiliki diharapkan mampu menutupi kekurangan pasangan.6. Mutual respect, saling menghargai satu sama lain dalam posisi yang setara.

Tutorial Potoshop Gaussian Blur

Sekarang kita coba membuat seperti ini

Gaussian Blur
Pilih foto yang akan kita buat seperti di atas. Atau Tekan Ctrl + O
Lalu klik Ctrl + J
Pilih Filter lalu pilih Blur lalu muncul Gaussian Blur. Klik dan atur ketebalan Blur.
Sesudah di atur hapus menggunakan Erase pada bagian wajah atau bagian yang tidak ingin di Blur.
Selesai. Semoga bermanfaar !